Apa Saja Tugas Dari Operator Sekolah? Simak Di Sini Selengkapnya!

Apa Saja Tugas Dari Operator Sekolah? Simak Di Sini Selengkapnya!

Operator sekolah merupakan salah satu profesi yang dibutuhkan untuk setiap sekolah. Setiap sekolah dari jenjang TK hingga SMA membutuhkan minimal satu operator yang bekerja. Orang-orang tentu banyak yang penasaran apa sih sebenarnya job desk dari seorang operator di sekolah.

Jika berbicara seputar jobdesk operator di sekolah, ternyata profesi ini mencakup banyak tanggung jawab. Terutama untuk tanggung jawab administrasi. Tidak heran mengapa syarat menjadi operator sekolah, harus menguasai minimal Microsoft Office dan kegiatan administrasi. Lalu apa saja bangun jawab dari seorang operator di sekolah?

 

  • Pengisian Data Dapodik, seorang operator sekolah menjalani tanggung jawab yaitu melakukan pengisian data dapodik. Dapodik adalah pekerjaan utama dari operator, karena kini pembaruan untuk sistem informasi di sekolah semakin meningkat. Data Pokok Pendidikan ini adalah cara pemerintah untuk memantau kondisi seluruh sekolah yang ada di Indonesia. Dapodik juga sudah langsung terhubung dengan Dinas Pendidikan serta BPK. Kegiatan sinkronisasi data sekolah biasanya dilakukan dua kali dalam satu tahun, pada semester genap maupun semester ganjil. Lalu pada tahun ajaran baru, biasanya operator punya kesibukan tambahan yaitu memasukkan data siswa terbaru untuk murid kelas 1 atau murid pindahan.
  • Pengisian Data PMP, masih terkait pengisian data, operator juga harus melakukan penginputan PMP atau pemetaan mutu pendidikan. Penginputan ini biasanya nya yang diisi oleh sampel murid, semua guru, komite hingga kepala sekolah. Setelah diinput, data PMP juga wajib dikirimkan ke servernya.

Bagian kepengurusan PIP, setiap sekolah tentu mendapatkan dana bantuan dari pemerintah berupa Program Indonesia Pintar. Siswa yang mendapatkan subsidi bantuan ini tentu yang memiliki Kartu Indonesia Pintar. Operator wajib menginput data siswa yang memang berhak menerima bantuan PIP.

  • Pembuatan laporan, tentu saja operator sekolah juga akrab dengan pembuatan laporan individu. Laporan ini biasanya dikirim ke dinas pendidikan provinsi. Isi laporan umumnya tentang jumlah guru hingga sarana dan prasarana.
  • Menyiapkan data peserta ujian nasional, ketika ujian nasional semakin dekat maka tugas operator di sebuah sekolah akan bertambah. Biasanya operator akan melakukan pengecekan data peserta ujian nasional agar tidak terjadi kesalahan. Identitas setiap siswa tidak boleh ada yang salah harus sesuai dengan yang ada di kartu keluarga ataupun akte kelahiran.
  • Pembuatan inventaris barang, setiap sekolah tentu punya banyak barang inventaris dari tahun ke tahun yang jumlahnya terus bertambah. Ada banyak sekali aset di sekolah yang wajib di masukkan dalam data inventaris. Mulai dari inventaris terbesar seperti tanah atau gedung, hingga inventaris untuk barang yang kecil seperti meja atau kursi. Anda harus membuat daftar yang lengkap mulai kode barang, sumber pengadaan barang dan juga tahun pengadaan barang inventaris yang lengkap. Hal ini agar nanti saat ada pemeriksaan oleh audit, operator sekolah atau kepala sekolah tidak perlu kewalahan jika diminta terkait data inventaris.
  • Verifikasi data, bukan hanya melakukan input data saja. Beban kerja operator sekolah juga wajib melakukan verifikasi data yang diinput sebelumnya. Verifikasi ini untuk antisipasi apakah data yang masuk sudah benar-benar valid. Jika ada data yang di kemudian hari berubah, maka operator juga wajib melakukan penginputan kembali perubahan data.

 

Jadi itu tadi beberapa tugas operator sekolah, yang tentunya tidak banyak diketahui oleh masyaraka. Jika beberapa orang berpikir bahwa tugas operator di sekolah hanya menjalankan kegiatan administrasi biasa saja tentu tidak, operator punya beban yang cukup banyak. Maka dari itu selalu hargai operator yang ada di sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *